Kis 28:16-20.30-31; Mzm 11:4.5.7; Yohanes 21:20-25
Pengantar
Sering kali kita melihat hidup
orang lain, lalu bertanya-tanya dalam hati: "Tuhan, kalau aku melakukan
ini, mengapa orang lain jalannya berbeda? Apa yang akan terjadi pada dia
nanti?" Hari ini Sabda Tuhan mengingatkan kita satu hal yang paling
penting: kita tidak perlu pusing memikirkan orang lain atau masa depan mereka.
Tuhan punya rencana masing-masing. Tugas kita cukup satu: tetap setia mengikuti
Dia sampai akhir.
Bacaan Pertama (Kis 28:16-20.30-31)
Paulus akhirnya sampai di Roma,
kota pusat kekuasaan waktu itu. Meski ia masih harus hidup di bawah pengawasan
dan agak dibatasi, ia tidak berhenti berkarya. Selama dua tahun lamanya, ia
tinggal di rumah sewaannya sendiri dan menerima semua orang yang datang
menemuinya. Dengan sangat berani dan tanpa halangan sedikit pun, ia terus
mewartakan Kerajaan Allah dan mengajarkan segala hal tentang Tuhan Yesus. Ini
contoh nyata: walau dalam keterbatasan, selama masih ada nafas, tugas kita
adalah memberitakan dan mengasihi Tuhan.
Mazmur Tanggapan (Mazmur 11:4.5.7)
Penyair mazmur menenangkan hati
kita: "Tuhan di dalam bait-Nya yang kudus, takhta Tuhan ada di surga.
Mata-Nya melihat dan menguji manusia... Orang yang hidup benar akan melihat
wajah Tuhan." Kita tidak perlu khawatir atau bingung. Tuhan Maha Tahu,
Dia melihat semua yang kita alami, Dia tahu jalan hidup kita, dan Dia adil bagi
setiap orang yang berhati tulus.
Bacaan Injil (Yohanes 21:20-25)
Petrus melihat murid yang dikasihi
Yesus berjalan di belakang mereka, lalu ia bertanya: "Tuhan, dia ini
bagaimana nasibnya nanti?" Yesus menjawab dengan tegas tapi lembut: "Jika
Aku menghendaki supaya ia tetap hidup sampai Aku datang, apa urusanmu? Engkau
ikutlah Aku." Kemudian ditulis juga bahwa banyak sekali hal-hal yang
dilakukan Yesus, dan kalau semuanya dicatat, mungkin duniamu tidak cukup
menampung buku-bukunya. Artinya, kasih dan karya Tuhan itu tak terbatas, jauh
lebih besar dari apa yang bisa kita pahami.
Korelasi Seluruh Bacaan
Ketiga bacaan ini saling nyambung
indah: 1) Paulus mengajarkan kita untuk fokus bekerja dan melayani Tuhan
di mana pun kita berada, apa pun kondisinya; 2) Mazmur meyakinkan kita
bahwa Tuhan mengatur segalanya dengan benar dan adil; 3) Yesus
mengingatkan kita agar tidak sibuk mengurusi hidup orang lain, tapi cukup urusi
hati dan kesetiaan kita sendiri kepada-Nya.
- Fokuslah pada jalanmu sendiri di hadapan Tuhan:
Jangan sering membandingkan hidupmu dengan orang lain, jangan
menilai-nilai nasib saudaramu. Kita punya tugas dan panggilan
masing-masing. Biarkan Tuhan yang mengatur saudaramu, kamu cukup urusi
hubunganmu dengan Tuhan.
- Lakukan yang terbaik selagi ada waktu:
Seperti Paulus yang terus melayani walau dalam batasan, lakukanlah
kebaikan dan imanmu sekarang juga. Selama kita masih hidup, masih ada
kesempatan untuk mengasihi dan mewartakan Tuhan lewat perkataan dan
perbuatan kita.
Tuhan punya rencana indah untuk
setiap orang. Kita tidak perlu tahu semuanya, dan tidak perlu mengerti
semuanya. Yang paling penting dan cukup bagi kita adalah: tetap setia, tetap
berbuat baik, dan terus berkata "Ya" untuk mengikuti Yesus, hari ini,
esok, dan sampai akhir hayat [psl]






Posting Komentar
Terima kasih atas Partisipasi Anda!