Kis 25:13-21; Mzm 103:1-2.11-12.19-20; Yoh 21:15-19
Pengantar
Sering kita bilang “aku mengasihi
Tuhan”, tapi kadang kita bingung, bagaimana caranya supaya kasih itu bukan cuma
kata-kata? Hari ini Sabda Tuhan menjawabnya dengan jelas: kasih yang sejati
akan terlihat dari kesetiaan kita melayani dan mengikuti Tuhan, apa pun
keadaannya.
Bacaan Pertama (Kis 25:13-21)
Paulus ditahan dan dihadapkan ke
pengadilan. Banyak orang ingin menjatuhkannya, tapi ia tetap teguh memegang
imannya. Ia berkata bahwa ia tidak bersalah dan hanya hidup setia kepada hukum
Allah. Meskipun dalam situasi sulit, Paulus tidak mundur sedikit pun. Ini
menunjukkan bahwa kasih kepada Tuhan membuat kita berani berdiri teguh, tidak
mudah goyah meski diuji.
Mazmur Tanggapan (Mazmur 103:1-2.11-12.19-20)
Penyair mazmur mengingatkan kita
betapa baiknya Tuhan: “Kasih setia Tuhan melampaui langit... Sejauh timur
dari barat, begitulah dijauhkan-Nya kesalahan kita dari kita. Takhta Tuhan
tetap kokoh di surga, dan kekuasaan-Nya atas segala sesuatu.” Tuhan yang
begitu besar dan pengampun inilah yang layak kita kasihi dan ikuti seumur hidup
kita.
Bacaan Injil (Yohanes 21:15-19)
Yesus bertanya kepada Petrus tiga
kali dengan lembut:
“Simon, anak Yohanes, apakah
engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Petrus menjawab: “Ya
Tuhan, Engkau tahu, aku mengasihi Engkau.” Lalu Yesus berkata: “Gembalakanlah
domba-domba-Ku... Ikutlah Aku.” Yesus ingin Petrus tahu: bukti nyata
mengasihi-Nya adalah dengan merawat dan melayani sesama, serta terus mengikuti
jalan-Nya sampai akhir hidup.
Korelasi Seluruh Bacaan
Ketiga bacaan ini saling terhubung
erat: Bacaan Pertama menunjukkan kasih kepada Tuhan membuat kita setia
meski dalam kesulitan; Mazmur mengingatkan kita bahwa kita melayani
Tuhan yang penuh kasih dan pengampunan, yang selalu setia pada janji-Nya; Injil
mengajarkan kuncinya: kasih kepada Tuhan tidak cukup hanya diucap, tapi harus
dibuktikan dengan melayani sesama dan terus mengikuti Dia.
Pesan untuk Hidup Sehari-hari
- Buktikan kasih lewat tindakan kecil: Jangan cuma
bilang cinta Tuhan. Kalau kita mengasihi-Nya, kita akan sabar, baik hati,
dan siap menolong saudara kita di sekitar kita, sama seperti Petrus yang
dipercaya merawat domba Tuhan.
- Tetap ikuti Tuhan sampai akhir: Seperti Paulus yang
tidak mundur saat diuji, jadikan kasih kepada Tuhan sebagai pegangan hidup
kita. Biarkan Dia yang memimpin langkah kita, apapun yang terjadi hari ini
dan esok.
Kasih Tuhan kepada kita sangat
besar dan tak terbatas. Sebagai jawabannya, mari kita balas kasih itu dengan
kesetiaan hati: melayani dengan tulus, hidup jujur, dan terus mengikuti
jalan-Nya sampai akhir. Itulah cara terindah menunjukkan bahwa kita benar-benar
mengasihi Tuhan [psl]






Posting Komentar
Terima kasih atas Partisipasi Anda!