Kis 22:30; 23:6-11; Mzm 16:1-2.5.7-11; Yoh 17:20-26
Pengantar
Dalam hidup beriman, kita pasti
pernah menghadapi situasi sulit, ada yang menentang kita, atau merasa jalan
hidup terasa berat. Tapi hari ini Tuhan berbicara kepada hati kita: Jangan
takut! Tuhan selalu menjaga kita, memberikan harapan, dan menginginkan kita
semua hidup bersatu dalam kasih, sama seperti Dia bersatu dengan Bapa.
Bacaan Pertama
Paulus sedang diadili dan
situasinya sangat berbahaya. Namun ia tidak takut dan tetap teguh memegang
imannya. Pada malam itu, Tuhan sendiri menampakkan diri dan berkata kepadanya: “Teguhkanlah
hatimu! Sama seperti engkau bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian juga
engkau harus bersaksi di Roma.” Kalimat itu membuat Paulus kuat kembali. Ia
sadar, meski orang-orang menentangnya, Tuhan tidak pernah meninggalkannya.
Mazmur Tanggapan
Pemazmur berseru dari hatinya: “Tuhan
adalah bagianku dan warisanku, Engkau yang menentukan nasibku.” Ia merasa
tenang karena tahu Tuhan selalu membimbing dan melindunginya. Bersama Tuhan,
hatinya gembira dan hidupnya penuh harapan. Tidak ada yang perlu ditakutkan,
karena Tuhan menuntun kita ke jalan yang benar dan penuh berkat.
Bacaan Injil
Dalam doa terakhir-Nya, Yesus tidak
hanya berdoa untuk murid-murid yang ada di hadapan-Nya, tetapi juga untuk kita
semua yang akan percaya kepada-Nya nanti. Doa-Nya sederhana tapi indah: “Supaya
mereka semua menjadi satu, sama seperti Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam
Engkau.” Ia ingin kita bersatu hati, saling mengasihi, dan mengenal kasih
Allah yang kekal, supaya dunia melihat dan percaya akan kebenaran-Nya.
Korelasi Seluruh Bacaan
Ketiga bacaan ini saling
melengkapi: Paulus menunjukkan kita bisa kuat karena Tuhan menyertai; Mazmur
mengajarkan kita bersandar penuh pada pemeliharaan-Nya; dan Injil menegaskan
tujuan indah iman kita: hidup bersatu dalam kasih Allah. Semua mengingatkan:
Tuhan adalah kekuatan dan jembatan persatuan kita.
- Tetap teguh dan percaya pada pertolongan Tuhan; Kalau sedang susah atau diuji, jangan mudah putus asa. Ingat janji Tuhan: Ia selalu ada di samping kita dan akan memberi kekuatan di saat yang tepat.
- Jaga selalu persatuan dan kasi; Yesus sangat menginginkan kita rukun dan bersatu. Mari kita tinggalkan pertengkaran, saling memaafkan, dan hidup rukun dengan sesama, agar nama Tuhan dimuliakan lewat hidup kita.
Tuhan tidak pernah meninggalkan
anak-anak-Nya. Ia mendampingi kita dalam setiap langkah, dan menginginkan kita
hidup bersatu dalam kasih. Mari kita pegang teguh iman, percaya pada
pemeliharaan-Nya, dan jadikan persatuan sebagai bukti nyata bahwa kita benar-benar
milik Kristus [psl]






Posting Komentar
Terima kasih atas Partisipasi Anda!