Kis 18:23-28; Mzm 47:2-3.8-10; Yoh 16:23-28
Pengantar
Sering kali kita merasa hubungan
dengan Tuhan jauh atau kaku, dan kita bingung bagaimana seharusnya berdoa serta
melayani. Hari ini Sabda Tuhan memberikan sebuah kepastian: kita dipersatukan
erat dengan Bapa melalui Yesus, sehingga apa pun yang kita minta dalam nama-Nya
akan dikabulkan. Dan sebagai jawaban atas kasih itu, kita dipanggil untuk
mewartakan kebenaran-Nya dengan sepenuh hati, sebagaimana dilakukan para rasul.
Bacaan Pertama (Kis 18:23-28)
Paulus melanjutkan perjalanan
menguatkan umat di setiap daerah. Sementara itu, ada seorang bernama Apolos,
seorang yang pandai bicara dan menguasai Kitab Suci. Ia hanya mengenang
pembaptisan Yohanes, namun ia mengajarkan tentang Yesus dengan tepat dan bersemangat.
Ketika Akuila dan Priskila mendengarnya, mereka menerangkan jalan Allah dengan
lebih lengkap kepadanya. Apolos kemudian menjadi sangat berguna bagi umat
percaya, karena ia dengan tegas membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah
Mesias. Kisah ini mengajarkan kita untuk terus bertumbuh dalam pengetahuan iman.
Mazmur Tanggapan (Mzm 47:2-3.8-10)
Seluruh bangsa diajak bersorak dan
bersukacita kepada Allah. Tuhan Mahatinggi itu dahsyat, Raja agung atas seluruh
bumi. Ia memerintah bangsa-bangsa dan duduk di atas takhta kekudusan-Nya.
Mazmur ini mengingatkan kita bahwa Allah adalah Raja yang berkuasa atas
segalanya, dan Dialah sumber segala harapan serta doa kita.
Bacaan Injil (Yoh 16:23-28)
Yesus berfirman dengan sangat
jelas: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu
minta kepada Bapa, akan dikabulkan-Nya kepadamu jika kamu memintanya dalam
nama-Ku." Ia menegaskan bahwa hubungan kita dengan Bapa bukan lagi
melalui perantara yang jauh, melainkan sudah menjadi dekat, karena Bapa sendiri
mengasihi kita. Kita dikasihi karena kita telah mengasihi Yesus dan percaya
bahwa Ia datang dari Allah. Yesus datang dari Bapa dan masuk ke dunia, lalu
akan meninggalkan dunia ini dan kembali kepada Bapa, menyatukan kita
dengan-Nya.
Korelasi dari Seluruh Bacaan
Ketiga bacaan saling terhubung:
Bacaan Pertama memperlihatkan tanggapan nyata para percaya yang, karena
mengenal kasih Allah, bersemangat mewartakan kebenaran dan saling menguatkan
dalam iman; Mazmur mengarahkan hati kita untuk memuliakan Allah Raja yang
berkuasa, tempat kita berdoa dan berharap; dan Injil menjadi dasar segalanya:
Yesus membuka jalan agar kita bersekutu erat dengan Bapa, sehingga doa kita
didengar dan kasih kita tumbuh makin dalam.
Pesan untuk Praktik Hidup
- Berdoalah dengan penuh keyakinan dan kasih:
Ingatlah janji Yesus, Bapa mengasihi Anda. Datanglah kepada-Nya dengan
hati terbuka, dan mohonlah segala sesuatu dalam nama Yesus.
- Teruslah bertumbuh dan wartakan kebenaran: Seperti
Apolos, jangan berhenti belajar dan memahami iman kita. Jadilah orang berani
dan tepat dalam mewartakan tentang Kristus, serta mau terima masukan untuk
makin sempurna.
- Hiduplah dalam kesadaran dikasihi Bapa: Segala
tindakan dan pelayanan kita didasari oleh satu hal: kita dikenal dan
dikasihi Allah.
Melalui Yesus, doa kita didengar,
kasih kita diterima, dan panggilan kita adalah untuk mewartakan kebenaran-Nya
kepada semua orang. Mari kita hidup dalam persekutuan yang erat ini,
bersukacita karena Allah Raja kita, dan setia bersaksi bagi-Nya setiap hari
[psl].






Posting Komentar
Terima kasih atas Partisipasi Anda!