1Pet 1:18-25; Mzm 147:12-15.19-20; Mrk 10:32-45
Pengantar
Kita sering merasa hidup ini biasa
saja, tapi hari ini Sabda Tuhan mengingatkan satu kebenaran besar: kita sangat
berharga di mata Allah. Kita sudah ditebus dan dibeli bukan dengan uang, tapi
dengan harga yang mahal, yaitu darah Yesus sendiri. Maka, cara kita hidup pun
harus berubah: bukan ingin diatas-unggulkan, tapi belajar menjadi pelayan
seperti Yesus.
Bacaan Pertama (1 Petrus 1:18-25)
Rasul Petrus mengingatkan kita:
kita sudah ditebus dari cara hidup lama yang sia-sia, bukan dengan barang yang
bisa rusak seperti perak atau emas, melainkan dengan darah Kristus yang tak
bernoda dan murni. Manusia itu seperti rumput, kemuliaannya seperti bunga
rumput: layu dan gugur. Tapi firman Tuhan itu hidup dan kekal selamanya. Karena
kita ditebus dengan hal yang kekal, maka hidup kita pun harus dibangun di atas
firman Allah yang abadi itu.
Mazmur Tanggapan (Mazmur 147:12-15.19-20)
Mazmur ini memuji kebaikan Tuhan: "Tuhan
mengirimkan firman-Nya ke bumi, dengan cepat berjalanlah sabda-Nya... Ia
menyatakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan dan peraturan-Nya kepada
Israel." Allah bukan diam saja. Ia berbicara, Ia memberikan ajaran,
dan Ia menjaga umat-Nya. Kita istimewa karena kita sudah mengenal jalan
kebenaran yang diajarkan Allah.
Bacaan Injil (Markus 10:32-45)
Yesus berjalan mendahului
murid-murid-Nya menuju Yerusalem. Ia sudah tahu apa yang akan terjadi: Ia akan
diserahkan, dicemooh, dicambuk, dan dibunuh, tapi pada hari ketiga Ia akan
bangkit.
Saat dua murid meminta kedudukan
terhormat di sisi-Nya, Yesus mengajarkan aturan yang berbeda dengan dunia: "Barangsiapa
ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan
barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba
bagi semua. Sebab Anak Manusia pun datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk
melayani dan memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Korelasi Seluruh Bacaan
Semuanya nyambung erat: Bacaan
Pertama bilang kita ditebus mahal oleh pengorbanan Yesus; Injil
menunjukkan bagaimana Yesus menebus kita: dengan cara melayani dan berkorban
sampai mati; Mazmur mengingatkan kita untuk hidup menurut ajaran Tuhan.
Jadi, karena kita milik Allah dan
ditebus oleh kasih-Nya, maka cara hidup kita harus meniru Dia: rendah hati dan
suka melayani.
Pesan untuk Praktik Hidup
1.
Hargai dirimu dan hargai sesama
Ingat, kamu itu berharga luar biasa
karena sudah ditebus oleh darah Yesus. Jangan merendahkan diri dengan berbuat
dosa, dan jangan pernah meremehkan orang lain, karena mereka juga berharga sama
di mata Allah.
2.
Jadilah pelayan yang baik
Jangan cari kedudukan atau pujian. Di
rumah, di tempat kerja, atau di Gereja, ikuti teladan Yesus. Jadilah orang yang
lebih dulu bergerak menolong, berbagi, dan melayani kebutuhan orang lain. Itu
tanda kita benar-benar murid-Nya.
Kita milik Allah, ditebus dengan
harga mahal. Maka, mari kita hidup layak sebagai anak Allah: pegang teguh
firman-Nya, dan jadilah pelayan yang rendah hati seperti Yesus. Itulah cara
terbaik kita membalas kasih Allah yang begitu besar [psl].






Posting Komentar
Terima kasih atas Partisipasi Anda!