Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga

Renungan Harian Katolik: Minggu, 22 Februari 2026

Kej 2:7-9; 3:1-7; Mzm 51:3-8.13-8; Rom 5:12-19; Mat 4:1-11

 Tema: “Dari Kejatuhan Menuju Keselamatan: Ketaatan yang Mengalahkan Pencobaan”

 

Pengantar

Liturgi hari ini menempatkan kita di antara dua taman: taman Eden dan padang gurun. Di taman, manusia pertama jatuh ke dalam dosa karena godaan ular; di padang gurun, Yesus mencobai tetapi tetap setia kepada Bapa. Sabda Tuhan mengajak kita memahami akar dosa sekaligus sumber keselamatan kita.

Inti Bacaan Pertama (Kej 2:7–9; 3:1–7)

Dalam Kitab Kitab Kejadian dikisahkan bagaimana manusia diciptakan dari debu tanah dan dihidupi oleh nafas Allah. Manusia Ditempatkan dalam hubungan harmonis dengan Tuhan. Namun tawaran ular membuat manusia tidak menyukai kebaikan Allah. Ketidaktaatan itu membawa akibat: rasa malu, ketakutan, dan rusaknya hubungan dengan Tuhan. Dosa lahir dari keinginan untuk menjadi “seperti Allah” tanpa Allah.

Inti Mazmur Tanggapan (Mzm 51:3–6.12–14.17)

Mazmur 51 menceritakan pertobatan: “Kasihanilah aku, ya Allah.” Pemazmur mengakui dosanya dan memohon hati yang bersih. Kesadaran akan dosa tidak berakhir dalam keputusasaan, namun dalam harapan akan rahmat yang memulihkan. Allah berkenan pada hati yang hancur dan rendah.

Inti Bacaan Kedua (Rm 5:12–19)

Dalam Surat kepada Jemaat di Roma, Rasul Paulus menjelaskan bahwa melalui satu orang, Adam, dosa dan maut masuk ke dunia. Tetapi melalui satu orang juga, yaitu Kristus, datang pembenaran dan kehidupan. Jika ketidaktaatan satu orang menjadi dosa, maka ketaatan satu orang banyak menjadi benar. Kristus adalah Adam baru yang memulihkan umat manusia.

Inti Bacaan Injil (Mat 4:1–11)

Dalam Injil menurut Injil Matius, Yesus dicobai di padang gurun selama empat puluh hari. Tiga godaan: tentang roti, kekuasaan, dan pencobaan terhadap Allah, menyentuh kebutuhan dasar manusia: materi, ambisi, dan kesombongan rohani. Namun Yesus menanggapi semuanya dengan firman Tuhan. Ia tetap setia dan tidak jatuh seperti Adam. Dalam diri-Nya, ketaatan mengalahkan godaan.

Korelasi Seluruh Bacaan

Kejadian menunjukkan awal kehancuran manusia karena ketidaktaatan. Mazmur menghadirkan doa pertobatan. Paulus menyingkapkan bahwa Kristus adalah jawaban atas dosa Adam. Injil menampilkan secara konkret ketaatan Kristus yang menang atas godaan. Seluruh bacaan membentuk satu alur keselamatan: dari dosa menuju rahmat, dari ketidaktaatan menuju ketaatan yang menyelamatkan.

Pesan dan Aplikasi Hidup

  1. Menyadari akar godaan dalam hidup kita, terutama keinginan untuk mengandalkan diri tanpa Tuhan.
  2. Menjadikan firman Allah sebagai kekuatan menghadapi pencobaan, sebagaimana Yesus melakukannya.
  3. Menghidupi pertobatan dengan harapan, karena dalam Kristus selalu tersedia rahmat pemulihan.

Dalam Kristus yang setia sampai akhir, kita menemukan kekuatan untuk bangkit dari dosa dan berjalan menuju kehidupan yang diberkati oleh rahmat-Nya.

Bikap Novisiat Hamente, 22 Februari 2026; psl

Share this post :

Posting Komentar

Terima kasih atas Partisipasi Anda!

 
Copyright © 2015-2025. Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting