Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga

Renungan Harian Katolik: Senin, 26 Januari 2026

2Sam 1:1-4.11-12.19.23-27 Mzm 80:2-3.5-7; Mrk 3:20-21

Pw St. Fransiskus dari Sales, Uskup dan Pujangga Gereja

 Tema: “Diutus untuk Mewartakan Injil dengan Setia dan Berani”

 

Pengantar

Peringatan Santo Timotius dan Santo Titus mengajak kita memikirkan wajah Gereja yang hidup dari pewartaan Injil yang setia dan berkesinambungan. Keduanya adalah murid dan rekan kerja Rasul Paulus, yang menerima tugas menggembalakan umat dan meneruskan iman apostolik. Liturgi hari ini menegaskan bahwa pewartaan Injil bukan hanya tugas para rasul dahulu, melainkan panggilan setiap orang beriman sesuai perutusannya masing-masing.

Bacaan Pertama (2Tim 1:1–8 atau Tit 1:1–5)

Dalam surat kepada Timotius, Paulus menasihati agar karunia Allah yang diterima melalui penumpangan tangan tidak menjadi padam. Ia mendorong Timotius untuk tidak malu membayangkan Tuhan, tetapi berani menanggung penderitaan demi Injil dengan kekuatan dari Allah.
Sementara dalam surat kepada Titus, Paulus menekankan pentingnya menata kehidupan jemaat dan mengangkat penatua-penatua yang setia, demi kelangsungan iman dan ajaran yang benar. Bacaan kedua menegaskan tanggung jawab kepemimpinan pastoral yang tidak setia pada kesetiaan kepada Kristus dan Gereja.

Bacaan Injil (Luk 10:1–9)

Yesus mengutus tujuh puluh dua murid dua demi dua ke setiap kota dan tempat yang ingin dikunjungi-Nya. Mereka diutus dengan sikap sederhana, membawa kedamaian, mewartakan Kerajaan Allah, dan menyembuhkan yang sakit. Perutusan ini menegaskan bahwa pewartaan Injil menuntut kepercayaan penuh kepada Allah dan kesiapsediaan untuk melayani, bukan mengandalkan kekuatan sendiri.

Korelasi Kedua Bacaan

Apa yang diajarkan Paulus kepada Timotius dan Titus selaras dengan perutusan yang diberikan Yesus dalam Injil. Pewarta Injil dipanggil untuk setia, berani, sederhana, dan dilepaskan pada damai Kristus. Kepemimpinan dalam Gereja bukan soal kekuasaan, melainkan pelayanan yang lahir dari iman yang teguh dan ketaatan atas kehendak Allah.

Pesan Pastoral

  1. Peliharalah iman yang telah diterima , agar tidak menjadi padam, dengan doa, sakramen, dan kesetiaan pada ajaran Gereja.
  2. Beranilah menyebarkan tentang Kristus , baik melalui kata maupun perbuatan, meskipun ada penolakan dan penolakan.
  3. Hiduplah sebagai pewarta damai , dimulai dari keluarga, lingkungan, dan komunitas, dengan sikap sederhana dan penuh kasih [psl].

Semoga teladan Santo Timotius dan Santo Titus meneguhkan kita untuk setia dalam iman dan tekun dalam perutusan, sehingga Injil semakin dikenal dan dihidupi dalam kehidupan sehari-hari.

Bikap Emaus Helvetia Medan, 26 Januari 2026

Share this post :

Posting Komentar

Terima kasih atas Partisipasi Anda!

 
Copyright © 2015-2025. Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting