Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga

Renungan Harian Katolik: Minggu, 25 Januari 2026

Yes 8:23 - 9:3 Mzm 27:1.4.13-14 1Kor 1:10-13.17 Mat 4:12-23 atau Mat 4:12-17; 

Penutupan Pekan Doa Sedunia & Hari Minggu Sabda Allah

Tema: “Bangkitlah, Terang Telah Datang!”

 

Pengantar

Liturgi Minggu Biasa III mengajak kita menyadari bahwa Allah tidak tinggal diam ketika manusia berjalan dalam kegelapan. Ia datang membawa terang, memanggil kepada pertobatan, dan mengutus kita untuk hidup dalam kesatuan serta perutusan. Sabda hari ini menegaskan bahwa kehadiran Kristus adalah terang yang mempertemukan, menyatukan, dan menggerakkan.

Inti Bacaan Pertama (Yes 8:23 – 9:3)

Nabi Yesaya mewartakan pengharapan bagi bangsa yang hidup dalam kegelapan dan keingintahuan. Terang besar akan bersinar di atas mereka yang tinggal di tanah kelam. Allah kesedihan menjadi kegembiraan dan keputusasaan menjadi harapan. Nubuat ini menegaskan bahwa Allah adalah sumber terang sejati yang memulihkan dan memerdekakan umat-Nya.

Inti Bacaan Kedua (1Kor 1:10–13.17)

Rasul Paulus menegur jemaat Korintus karena perpecahan di antara mereka. Ia mengajak umat untuk hidup sehat sepikiran dan berpegang teguh pada Kristus, bukan pada tokoh atau kepentingan kelompok. Salib Kristus adalah pusat iman dan sumber kesatuan Gereja.

Inti Bacaan Injil (Mat 4:12–23 atau 4:12–17)

Yesus memulai karya-Nya di Galilea, wilayah yang dahulu disebut “tanah yang diliput kegelapan”. Ia mewartakan: “Bertobatlah, karena Kerajaan Surga sudah dekat.” Yesus memanggil para murid pertama dan mengajar serta menyembuhkan banyak orang. Kehadiran-Nya menandai datangnya terang Allah yang nyata dalam perkataan dan perbuatan.

Korelasi Ketiga Bacaan

Nubuat Yesaya digenapi dalam diri Yesus, Terang dunia yang datang membebaskan manusia dari kegelapan dosa dan keputusasaan. Paulus menegaskan bahwa terang Kristus juga harus tampak dalam kesatuan umat beriman. Injil menunjukkan bahwa terang itu mengajak manusia untuk beradaptasi dan terlibat dalam perutusan. Terang Allah bukan hanya untuk dinikmati, tetapi untuk diwartakan.

Pesan Pastoral

  1. Bukalah hati untuk terang Kristus , dengan kesediaan beradaptasi dan meninggalkan kegelapan dosa serta sikap lama.
  2. Hiduplah dalam kesatuan sebagai umat Allah , dengan menyingkirkan perpecahan dan mengutamakan Kristus sebagai pusat kehidupan.
  3. Jadilah pembawa terang di tengah dunia , melalui kesaksian hidup, pelayanan, dan pewartaan Injil dalam kesekharian.

Semoga Sabda Tuhan hari ini meneguhkan kita untuk bangkit dari kegelapan, hidup dalam terang Kristus, dan menjadi Saksi-Nya di tengah dunia [psl].

Bikap Emaus Helvetia Medan, 25 Januari 2026

Share this post :

Posting Komentar

Terima kasih atas Partisipasi Anda!

 
Copyright © 2015-2025. Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting