Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga

Renungan Harian Katolik: Kamis, 25 Juni 2026

2Raj 24:8-17 Mzm 79:1-5.8-9 Mat 7:21-29

 Tema: “Bukan Sekadar Mengaku, Tapi Melakukan Kehendak Tuhan”

 

Pangantar

Hari ini Firman Tuhan mengajak kita merenungkan satu hal penting: mengaku percaya saja belum cukup. Kita perlu membuktikannya lewat hidup yang setia dan taat, supaya kita tidak roboh saat menghadapi kesulitan. Mari kita buka hati menerima pesan ini.

Bacaan Pertama (2Raj 24:8-17)

Raja Yoyakhin baru berkuasa tiga bulan, tapi dia berbuat jahat di hadapan Tuhan, mengikuti jejak ayahnya. Akibatnya, raja Babel datang menyerang Yerusalem, merampas harta Bait Tuhan, dan membawa raja beserta rakyatnya ke dalam pembuangan. Intinya: Keras hati dan hidup tidak taat pada Tuhan akan membawa kerugian dan hilangnya perlindungan-Nya.

Mazmur Tanggapan (Mzm 79:1-5.8-9)

Penulis mazmur berdoa dengan rendah hati: “Ya Allah, bangsa-bangsa telah masuk ke dalam milik-Mu… Janganlah Engkau ingat kesalahan nenek moyang kami, tetapi segeralah kiranya kasih setia-Mu menyongsong kami… Tolonglah kami, ya Allah, Penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu.” Intinya: Saat kita jatuh karena dosa, satu-satunya jalan adalah kembali kepada Tuhan dengan mengakui kesalahan dan memohon rahmat-Nya.

Bacaan Injil (Matius 7:21-29)

Yesus berkata dengan tegas dan jelas: “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga… Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku dan melakukannya, ia sama dengan orang yang membangun rumahnya di atas batu… Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang membangun rumahnya di atas pasir.”

Intinya: Hanya ucapan tanpa perbuatan tidak akan bertahan. Hidup yang kokoh adalah hidup yang mendengarkan Firman dan menjalankannya.

Korelasi Seluruh Bacaan

Semua bacaan saling terkait erat. Bacaan pertama menunjukkan akibat dari hidup yang tidak taat. Mazmur mengajarkan kita jalan kembali lewat pertobatan. Sedangkan Injil menegaskan syarat utama menjadi anak Tuhan: bukan hanya mengaku, tapi benar-benar menjalankan kehendak-Nya dalam keseharian.

Pesan untuk Praktik Hidup Umat

  1. Ubah ucapan menjadi perbuatan: Jangan hanya bilang percaya atau suka berdoa, tapi usahakan juga menaati ajaran Tuhan dalam hal-hal kecil, seperti jujur, sabar, dan mengampuni.
  2. Bangun hidup di atas dasar yang kokoh: Saat menghadapi masalah, jangan berjalan sendiri. Pegang teguh Firman Tuhan, karena Dialah satu-satunya dasar yang tidak akan pernah goyah.

Mari kita menjadi orang yang bukan hanya mendengar Firman, tapi juga melakukannya. Dengan begitu, hidup kita akan kokoh, berkenan pada Tuhan, dan selamat sampai akhir [psl].

Share this post :

Posting Komentar

Terima kasih atas Partisipasi Anda!

 
Copyright © 2015-2025. Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting