Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga

Renungan Harian Katolik: Sabtu, 30 Mei 2026

Yud 17:20-25; Mzm 63:2-6; Mrk 11:27-33

 Tema: “Teguh dalam Iman, Mengakui Kuasa Allah”

 

Pengantar

Hari ini Sabda Tuhan mengajak kita menjaga iman kita tetap murni dan teguh. Kita diajak untuk terus mencintai Tuhan dengan segenap hati, sekaligus berani mengakui asal mula kuasa dan wewenang-Nya, tanpa ragu atau mencari alasan untuk menghindar dari kebenaran.

Bacaan Pertama (Yudas 17:20-25)

Penulis Surat Yudas menasihati kita dengan sangat indah: "Bangunlah dirimu di atas dasar imanmu yang paling suci, berdoalah dalam Roh Kudus, dan peliharalah dirimu di dalam kasih Allah." Kita dipanggil untuk tetap setia, menantikan belas kasihan Tuhan kita Yesus Kristus yang membawa kita kepada hidup kekal. Dia adalah satu-satunya Allah, Penyelamat kita, yang mulia, agung, dan berkuasa sebelum zaman, sekarang, dan selama-lamanya. Kita diajak memuliakan Dia dengan hidup yang suci.

Mazmur Tanggapan (Mazmur 63:2-6)

Mazmur ini ungkapan hati yang rindu Tuhan: "Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus akan Engkau... Seperti tanah yang kering, tandus, tiada air. Begitu aku memandang Engkau di tempat kudus, melihat kuasa dan kemuliaan-Mu." Bagi kita, Tuhan lebih berharga dari segalanya. Hati kita puas dan gembira seperti makan makanan yang lezat, saat kita dekat dan bersatu dengan Dia.

Bacaan Injil (Markus 11:27-33)

Penguasa agama bertanya kepada Yesus: "Dengan kuasa apa Engkau melakukan hal-hal ini? Siapakah yang memberi kuasa ini kepada-Mu?" Yesus menjawab dengan pertanyaan: "Dari manakah asal pembaptisan Yohanes? Dari surga atau dari manusia?" Mereka bingung dan berdiskusi: kalau jawab "dari surga", mereka ditanya mengapa tidak percaya. Kalau jawab "dari manusia", takut dibenci orang banyak. Akhirnya mereka menjawab: "Kami tidak tahu."

Maka Yesus pun berkata: "Aku pun tidak akan mengatakan kepadamu, dengan kuasa apa Aku melakukan hal-hal ini." Mereka memilih diam karena memikirkan kepentingan diri sendiri, bukan mencari kebenaran.

Korelasi Seluruh Bacaan

Semua isi bacaan saling berhubungan: Bacaan Pertama: Kita harus teguh iman dan sadar bahwa semua kuasa dan kemuliaan hanya milik Allah; Mazmur: Sikap hati yang benar adalah rindu dan mencintai Tuhan di atas segalanya; Injil: Ingatan keras: jangan sampai kita menutup mata atau bungkam soal kebenaran karena takut atau ingin aman sendiri, seperti para pemimpin itu.

Intinya: Kenali kuasa Allah, cintai Dia dengan hati, dan berani mengakui kebenaran-Nya.

Pesan untuk Praktik Hidup

1.     Jadikan Tuhan kebutuhan hatimu

Seperti orang yang haus mencari air, jadikan hubungan dengan Tuhan kebutuhan utamamu. Perkuat iman lewat doa dan sabda-Nya, jangan biarkan hati kering atau jauh dari Dia. Dialah satu-satunya yang bisa memuaskan hatimu.

2.     Jujur dan berani pada kebenaran

Jangan seperti pemimpin yang diam karena takut atau bingung. Kalau kita sudah tahu kebenaran dari Tuhan, beranilah mengakuinya dan hidupi. Jangan pilih-pilih jawaban demi kenyamanan diri, tapi pegang teguh apa yang benar di hadapan Allah.

Segala kuasa dan wewenang adalah milik Allah. Mari kita teguh beriman, mencintai-Nya dengan segenap jiwa, dan selalu berani hidup dalam kebenaran. Hanya Dia Allah kita, Penyelamat yang mulia sampai selama-lamanya [psl].

Share this post :

Posting Komentar

Terima kasih atas Partisipasi Anda!

 
Copyright © 2015-2025. Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting