Kis 7:51 - 8:1 Mzm 31:3-4.6-8.17.21 Yoh 6:30-35
Bacaan Pertama (Kis 7:51 – 8:1)
Stefanus menegur keras hati bangsa
itu yang menolak Allah. Ia akhirnya dirajam sampai mati, namun tetap berserah
kepada Tuhan. Kesetiaannya sampai akhir menjadi bukti iman yang luar biasa,
bahkan di tengah penderitaan.
Mazmur Tanggapan (Mzm 31:3-4.6-8.17.21)
Mazmur ini adalah doa penyerahan
diri kepada Tuhan: “Ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku.” Tuhan menjadi
perlindungan dan tempat berlindung di tengah kesulitan.
Bacaan Injil (Yoh 6:30-35)
Orang banyak meminta tanda dari
Yesus, tetapi Ia mengarahkan mereka kepada sesuatu yang lebih besar: diri-Nya
sendiri sebagai Roti Kehidupan. Barangsiapa datang kepada-Nya tidak akan lapar,
dan yang percaya tidak akan haus.
Korelasi dari Seluruh Bacaan
Semua bacaan menunjukkan bahwa iman
sejati diwajibkan pada kepercayaan penuh kepada Tuhan. Stefanus memberi teladan
kesetiaan total, mazmur menegaskan menyampaikan diri, dan Injil mengajak kita
percaya kepada Yesus sebagai sumber kehidupan. Dalam Dia, kita menemukan
kekuatan untuk tetap setia dalam segala situasi.
- Setia dalam iman: Tetap percaya kepada Tuhan,
bahkan dalam kesulitan dan penderitaan.
- Berserah kepada Tuhan: Menyerahkan hidup sepenuhnya
dalam tangan-Nya dengan penuh kepercayaan.
- Mencari Yesus sebagai sumber hidup: Tidak hanya
mencari tanda atau berkat, tetapi membangun hubungan yang mendalam dengan
Kristus.
Kesetiaan kepada Tuhan menuntut
keberanian dan iman yang teguh. Dalam Yesus, Roti Kehidupan, kita menemukan
kekuatan untuk bertahan dan harapan untuk terus melangkah. Dengan percaya dan
berserah, kita akan mampu menjalani hidup dengan iman yang kokoh [psl]






Posting Komentar
Terima kasih atas Partisipasi Anda!