Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga

Renungan Harian Katolik: Sabtu, 7 Februari 2026

1Raj 3:4-13 Mzm 119:9-14 Mrk 6:30-34

 Tema: “Hati yang Bijaksana dan Belas Kasih yang Menggembalakan”

 

Pengantar

Sabda Tuhan hari ini mengarahkan kita pada sumber kebijaksanaan sejati dan wujud nyata kasih Allah. Salomo memilih kebijaksanaan sebagai anugerah utama, bukan kekuasaan atau kekayaan. Yesus, Sang Gembala sejati, menaruh belas kasih kepada banyak orang yang kehilangan arah. Iman yang matang selalu melahirkan kepedulian terhadap sesama.

Bacaan Pertama (1Raj 3:4–13)

Salomo memohon kepada Tuhan hati yang bijaksana untuk memimpin umat. Permohonan ini berkenan kepada Allah karena lahir dari kerendahan hati dan tanggung jawab. Tuhan menganugerahkan bukan hanya kebijaksanaan, tetapi juga apa yang tidak dimintanya. Kebijaksanaan sejati adalah anugerah bagi mereka yang mencari kehendak Allah.

Mazmur Tanggapan (Mzm 119:9–14)

Mazmur ini memuji Sabda Tuhan sebagai penuntun hidup orang muda dan orang beriman. Kesetiaan pada firman menjaga hati tetap murni. Firman Tuhan lebih berharga daripada harta duniawi. Sukacita sejati lahir dari ketaatan atas kehendak Allah.

Bacaan Injil (Mrk 6:30–34)

Yesus mengajak para murid beristirahat setelah pelayanan yang melelahkan. Namun melihat banyak orang yang terlantar, Yesus tergerak oleh belas kasih. Ia mengajar mereka sebagai gembala yang peduli pada domba-domba-Nya. Kasih yang sejati tidak berhenti pada kenyamanan diri.

Korelasi Seluruh Bacaan

Salomo meminta kebijaksanaan, pemazmur menyatakan firman sebagai sumber kebijaksanaan, dan Yesus mewujudkannya dalam kasih belas belas. Kebijaksanaan Allah selalu berakhir pada pelayanan dan kepedulian. Iman yang sejati membentuk hati yang peka terhadap kebutuhan sesama. Firman Tuhan memimpin kita gembala menjadi bagi satu sama lain.

Pesan dan Aplikasi Hidup

  1. Memohon keputusan dalam doa , agar setiap keputusan kehendak Allah.
  2. Membiarkan Sabda Tuhan membentuk kehidupan , sebagai pedoman utama dalam berpikir dan bertindak.
  3. Menyampaikan belas kasih , dengan kepekaan terhadap kebutuhan rohani dan jasmani sesama.

Kebijaksanaan yang sejati selalu menuntun hati untuk mencintai dan melayani seperti Kristus, Sang Gembala yang penuh belas kasih.

Bikap St. Fransiskus Gunungsitoli, 7 Februari 2026; psl

Share this post :

Posting Komentar

Terima kasih atas Partisipasi Anda!

 
Copyright © 2015-2025. Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting