Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga

Renungan Harian Katolik: Kamis, 5 Februari 2026

1Raj 2:1-4.10-12 MT 1Taw 29:10-12 Mrk 6:7-13

Tema: “Setia pada Perutusan dan Bersandar pada Kuasa Allah”

 

Pengantar

Sabda Tuhan hari ini berbicara tentang pewarisan iman dan perutusan. Daud menasihati Salomo agar hidup setia kepada Tuhan sebagai dasar kepemimpinannya. Dalam Injil, Yesus mengutus para murid jaminan tanpa duniawi, mengandalkan sepenuhnya penyelenggaraan Allah. Hidup beriman selalu berarti langkah maju dalam kepercayaan dan kesetiaan.

Bacaan Pertama (1Raj 2:1–4.10–12)

Menjelang wafatnya, Daud memberikan pesan terakhir kepada Salomo. Ia menekankan kesetiaan pada hukum dan perintah Tuhan sebagai kunci keberhasilan hidup. Kepemimpinan yang sejati ditetapkan pada ketaatan kepada Allah. Warisan terbesar Daud bukanlah kerajaan, melainkan iman.

Mazmur Tanggapan (1Taw 29:10–12)

Mazmur memuliakan Tuhan sebagai sumber segala kekayaan dan kekuasaan. Segala yang ada berasal dari Tuhan dan kembali kepada-Nya. Manusia hanyalah pengelola, bukan pemilik mutlak. Sikap syukur dan kerendahan hati menjadi dasar hidup yang benar di hadapan Allah.

Bacaan Injil (Mrk 6:7–13)

Yesus mengutus para murid berdua untuk mewartakan pertobatan. Mereka diutus tanpa berlebihan, agar sepenuhnya mengandalkan Allah. Kuasa mengusir roh jahat dan menyembuhkan diberikan kepada mereka. Perutusan ini menuntut iman, keberanian, dan kepercayaan.

Korelasi Seluruh Bacaan

Daud mengingatkan Salomo bahwa kesetiaan kepada Tuhan adalah fondasi hidup dan kepemimpinan. Mazmur menegaskan bahwa segala kekuasaan berasal dari Allah semata. Injil menunjukkan bagaimana murid-murid diutus untuk mengambil bagian dalam karya Allah tanpa mengandalkan kekuatan sendiri. Hidup beriman berarti menerima perutusan dengan hati yang taat dan percaya.

Pesan dan Aplikasi Hidup

  1. Menjadikan kesetiaan kepada Tuhan sebagai warisan hidup, yang dihidupi dan dilestarikan dalam keluarga dan komunitas.
  2. Belajar mengandalkan Allah dalam setiap perutusan, bukan kekuatan, harta, atau kenyamanan pribadi.
  3. Mewujudkan iman melalui bukti nyata, dengan keberanian mewartakan pertobatan dan membawa kesembuhan bagi sesama [psl].

Bikap St. Fransiskus Gunungsitoli, 5 Februari 2026
Share this post :

Posting Komentar

Terima kasih atas Partisipasi Anda!

 
Copyright © 2015-2025. Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi St. Fidelis Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting