Yes 49:3.5-6 Mzm 40:2.4.7-10 1Kor 1:1-3; Yoh 1:29-34
Pengantar
Liturgi hari Minggu ini mengarahkan
pandangan kita kepada jati diri dan perutusan Yesus Kristus. Yohanes Pembaptis
menyebarkan tentang Yesus sebagai Anak Domba Allah, Sang Penyelamat dunia. Melalui
ketiga bacaan hari ini, kita diajak menyadari bahwa keselamatan yang dibawa
Kristus bersifat universal dan mengundang setiap orang beriman untuk mengambil
bagian dalam perutusan Allah bagi dunia.
Bacaan Pertama (Yes 49:3.5–6)
Nabi Yesaya menegaskan panggilan
Hamba Tuhan yang dipilih bukan hanya untuk memulihkan Israel, tetapi juga
menjadi terang bagi bangsa-bangsa. Allah menghendaki keselamatan menjangkau
seluruh dunia. Hamba Tuhan diutus untuk mewartakan keselamatan yang melampaui
batas suku, bangsa, dan budaya.
Bacaan Kedua (1Kor 1:1–3)
Rasul Paulus mengingatkan jemaat
Korintus bahwa mereka dipanggil menjadi umat Allah yang dikuduskan dalam
Kristus. Salam pembuka ini menegaskan identitas Gereja sebagai komunitas yang
hidup dalam rahmat dan damai sejahtera, serta diutus untuk mewartakan nama
Tuhan Yesus di mana pun berada, kapan pun dan kepada siapa pun, karena semua
orang berhak mendengarkan Kabar Gembira
Bacaan Injil (Yoh 1:29–34)
Yohanes Pembaptis menunjuk Yesus
sebagai Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Ia menyebarkan bahwa Roh
Kudus turun dan tinggal di atas Yesus, menegaskan Dia sebagai Putra Allah.
Kesaksian Yohanes bukan untuk meninggikan dirinya, melainkan untuk membawa
orang lain mengenal dan mengikuti Kristus.
Korelasi Ketiga Bacaan
Ketiga bacaan hari ini menegaskan
satu tema utama: Yesus adalah utusan Allah yang membawa keselamatan kepada
semua orang. Hamba Tuhan dalam Yesaya, jemaat yang dipanggil melalui surat
Paulus, dan kesaksian Yohanes Pembaptis semuanya mengarah pada Kristus sebagai
pusat keselamatan dan terang bagi dunia. Umat beriman diajak untuk menjadi
saksi yang mengarahkan hidup kepada Yesus.
- Arahkan hidup kita kepada Yesus, Anak Domba
Allah, sumber keselamatan dan pengampunan.
- Hiduplah sebagai Saksi Kristus di tengah dunia,
dengan kata dan perbuatan yang mencerminkan kasih-Nya.
- Sadari panggilan Gereja yang bersifat universal,
untuk membawa terang Injil kepada semua orang tanpa kecuali.






Posting Komentar
Terima kasih atas Partisipasi Anda!