2Sam 7:18-19.24-29 Mzm 132:1-5.11-14; Mrk 4:21-25
Tema: “Menerima Rahmat Allah dan Menjadi Terang bagi Sesama”
Sabda Tuhan hari ini mengajak kita
untuk memikirkan dua sikap iman yang saling terkait: kerendahan hati dalam
menerima rahmat Allah dan keberanian untuk mewartakan terang yang telah kita
terima. Allah yang setia pada janji-Nya menghendaki agar rahmat-Nya tidak
disimpan bagi diri sendiri, melainkan dihidupi dan diiklankan.
Inti Bacaan Pertama (2Sam 7:18–19.24–29)
Daud mengucapkan janji Allah dengan
doa penuh syukur dan kerendahan hati. Ia menyadari bahwa semua yang ia miliki
bukanlah hasil usahanya sendiri, melainkan anugerah Allah. Pengakuan iman Daud
menegaskan bahwa kesetiaan kepada Allah menjadi dasar harapan umat. Doa Daud
adalah doa seorang hamba yang percaya penuh pada janji Tuhan dan menyerahkan
masa depan ke dalam tangan-Nya.
Bacaan Injil (Mrk 4:21–25)
Yesus mengingatkan bahwa terang
tidak untuk disembunyikan, melainkan untuk mengecewakan. Sabda Allah yang
diterima harus diwujudkan dalam hidup nyata. Ukuran iman seseorang terlihat
dari kesediaannya untuk mendengarkan, menghayati, dan membagikan Sabda itu.
Semakin terbuka seseorang terhadap Sabda Tuhan, semakin besar pula rahmat yang
ia terima.
Korelasi Kedua Bacaan
Jika dalam bacaan pertama Daud
menerima janji Allah dengan iman yang rendah hati, Injil menegaskan bahwa iman
sejati selalu menghasilkan kesaksian. Rahmat dan janji Allah bukan hanya untuk
dinikmati, tetapi untuk diwartakan. Orang yang sungguh-sungguh menyadari
kebaikan Tuhan dalam hidupnya akan terdorong menjadi terang bagi sesamanya.
- Syukurilah setiap rahmat Tuhan dengan kerendahan
hati, sebagaimana Daud mengakui kebesaran Allah dalam hidupnya.
- Jangan menyembunyikan iman, tetapi
wujudkanlah dalam sikap, perkataan, dan perbuatan sehari-hari.
- Gunakan rahmat yang diterima untuk membangun sesama, karena iman yang disebarkan akan semakin bertumbuh dan berbuah [psl].
Semoga Sabda Tuhan hari ini
membantu kita untuk hidup sebagai pribadi yang bersyukur dan setia, serta
menjadi terang Kristus di tengah dunia [psl].






Posting Komentar
Terima kasih atas Partisipasi Anda!