Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga

Berbagi Secara Cuma-Cuma - Peringatan St. Barnabas Rasul

Selasa, 11 Juni 2024, Peringatan St. Barnabas Rasul
Kis 11:21b-26;13:1-3
Mat 10:7-13

Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat. Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. (TB Mat 10:7-13).

Berbagi Secara Cuma-Cuma

Di kala semakin marak aplikasi yang menawarkan hadiah dan jasa, seorang teman pernah memintaku untuk membuat renungan lewat Tiktok dengan alasan untuk mendapat cuan. Secara spontan saya jawab, “Sampai saat ini saya berkomitmen (semoga terus) mau berbagi permenungan atas Injil atau bacaan harian demi perluasan Injil. Saya hanya mau berbagi secara cuma-cuma atas hal yang kuterima cuma-cuma”. Dengan membaca Injil hari ini, jawabanku di atas semakin meneguhkanku dalam sikap untuk tidak berpikir mendapat upah lewat sharing iman yang kulakukan setiap hari lewat FB atau sharing langsung ke nomor WA setiap orang.
Kepada para murid Yesus berpesan agar membagikan segala hal yang mereka terima dari Allah lewat diriNya secara cuma-cuma, sebab mereka juga menerimanya secara cuma-cuma. Yesus memanggil mereka jadi muridNya bukan karena jasa para murid, tetapi atas dasar pilihan Tuhan. Mereka dibekali dengan pengetahuan akan Kitab Suci/Taurat, diberi kuasa untuk mengusir setan dan menyembuhkan aneka penyakit, diberi kuasa untuk membangkitkan orang mati, semuanya dengan cuma-cuma. Maka, mereka pun harus membagikannya dengan cuma-cuma.
Sebagai manusia yang hidup di dunia yang diutus untuk mewartakan Injil para murid memang membutuhkan biaya hidup dan perjalanan. Namun, jelas ditegaskan bahwa biaya itu tidak menjadi alasan untuk membebani umat yang akan mereka layani. Keyakinan akan penyelenggaraan Ilahi perlu dipegang, sebab Tuhan adalah Allah yang mahamurah dan mahabaik. Selain itu, perlu dipupuk asas saling percaya bahwa umat yang merasakan pelayanan para murid pasti akan tergerak untuk memenuhi keperluan para murid yang diutus oleh Tuhan. Namun, seandainya pun tidak ada, tidak perlu gusar-gusar amat, sebab Tuhan selalu mahabaik.
Pesan Yesus ini dihidupi St. Barnabas Rasul yang kita peringati hari ini. Dia benar-benar dipilih oleh Rohkudus untuk menjadi alat Tuhan mewartakan Injil Yesus Kristus. Sehingga berkat pewartaannya gereja pun semakin berkembang. Semoga kita juga menghidupi pesan Yesus dan semangat St. Barnabas, yakni bersedia mewartakan Injil Kerajaan Allah tanpa mengharapkan upah, sebab kita pun menerima banyak Rahmat dari Allah secara gratis. Tuhan memberkati! Pace e bene!

Pater Yoseph Sinaga, OFMCap.
Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2024. Ordo Kapusin Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting