Kis 10:34.37-43 Mzm 118:1-2.16-17.22-23; Kol 3:1-4 atau 1Kor 5:6-8 Yoh 20:1-9
Bacaan Pertama (Kis 10:34.37-43)
Petrus lapisan bahwa Yesus yang
disalibkan telah bangkit dan menampakkan diri kepada para murid. Ia menegaskan
bahwa setiap orang yang percaya kepada-Nya menerima pengampunan dosa.
Kebangkitan menjadi dasar pewartaan iman Gereja.
Mazmur Tanggapan (Mzm 118:1-2.16-17.22-23)
Mazmur ini adalah ucapan terima
kasih atas karya besar Tuhan. “Batu yang dibuang telah menjadi batu penjuru”
melambangkan Yesus yang ditolak tetapi dimuliakan oleh Allah melalui
kebangkitan-Nya.
Bacaan Kedua (Kol 3:1-4 atau 1Kor 5:6-8)
Rasul Paulus mengajak umat untuk
hidup dalam cara yang baru: mencari perkara di atas dan meninggalkan manusia
lama. Kebangkitan Kristus menuntut perubahan hidup yang nyata—hidup dalam
kemurnian dan kebenaran.
Bacaan Injil (Yoh 20:1-9)
Maria Magdalena menemukan kubur
kosong, dan para murid menyadari bahwa Yesus telah bangkit. Meski belum
sepenuhnya mengerti, mereka mulai percaya. Kubur kosong menjadi tanda awal iman
akan kebangkitan.
Korelasi dari Seluruh Bacaan
Semua bacaan menegaskan satu
kebenaran utama: Kristus telah bangkit dan menghadirkan hidup baru. Kesaksian
para rasul, ucapan syukur, ajakan hidup baru, dan acara kubur kosong semuanya
menunjukkan bahwa kebangkitan bukan hanya peristiwa, tetapi panggilan untuk
berubah dan percaya.
Tiga Pesan untuk Praktik Hidup
- Hidup dalam iman akan kebangkitan: Percaya bahwa
Tuhan bekerja membawa harapan baru dalam hidup kita.
- Meninggalkan manusia lama: Berani berubah dan hidup
dalam kebenaran serta kasih.
- Menjadi Saksi Kristus: Mewartakan kegembiraan
Paskah melalui sikap hidup yang penuh harapan dan kasih.
Kebangkitan Kristus adalah
kemenangan kasih Allah atas dosa dan maut. Dari kubur kosong lahir harapan baru
bagi dunia. Kini, kita dipanggil untuk hidup sebagai manusia baru dan menjadi
saksi kebangkitan dalam kehidupan sehari-hari. Haleluya! [psl]






Posting Komentar
Terima kasih atas Partisipasi Anda!