Kis 12:24 - 13:5 Mzm 67:2-3.5-6.8 Yoh 12:44-50
Bacaan Pertama (Kis 13:13-25)
Paulus mulai pewartaannya dengan
mengisahkan sejarah keselamatan, menunjukkan bagaimana Allah setia memimpin
umat-Nya hingga menghadirkan Yesus sebagai Juruselamat. Ini menegaskan bahwa
karya keselamatan Allah berlangsung terus-menerus dan digenapi dalam Kristus.
Mazmur Tanggapan (Mzm 89:2-3.21-22.25.27)
Mazmur ini menekankan kesetiaan
Allah yang kekal. Ia memilih dan menopang hamba-Nya, memberikan kekuatan dan
kasih setia yang tidak pernah berakhir.
Bacaan Injil (Yoh 13:16-20)
Yesus mengajarkan bahwa seorang
hamba tidak lebih tinggi dari tuannya. Ia mengutus para murid untuk melayani
dengan kerendahan hati. Siapa yang menerima utusan-Nya, menerima Dia sendiri
dan Bapa yang mengutus-Nya.
Korelasi Seluruh Bacaan
Ketiga bacaan menunjukkan bahwa
perutusan selalu berakar pada kesetiaan Allah dan menuntut kerendahan hati dari
manusia. Paulus mewartakan karya Allah, mazmur memuji kesetiaan-Nya, dan Yesus
mengajarkan sikap dasar seorang utusan: melayani dengan rendah hati. Semua ini
mengarah pada panggilan untuk menjadi saksi yang setia.
- Menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan rendah
hati, bukan untuk mencari pujian.
- Percaya pada kesetiaan Allah dalam setiap proses
hidup, bahkan saat sulit.
- Menjadi utusan kasih Kristus melalui pelayanan
sederhana kepada sesama.
Sebagai murid Kristus, kita
dipanggil untuk melayani dengan hati yang rendah dan setia. Dalam perutusan
itu, kita tidak berjalan sendiri, karena Allah sendiri yang meneguhkan dan
menyertai kita.






Posting Komentar
Terima kasih atas Partisipasi Anda!