1Raj 8:1-7.9-13 Mzm 132:6-10 Mrk 6:53-56
Sabda Tuhan hari ini menegaskan
bahwa Allah bukan Tuhan yang jauh, melainkan Tuhan yang berkenan tinggal di
tengah umat-Nya. Kehadiran-Nya membawa pengharapan, pemulihan, dan keselamatan
bagi mereka yang percaya. Umat yang menyadari kehadiran Tuhan akan hidup
dengan iman yang lebih hidup dan penuh kepercayaan.
Kehadiran Allah tidak hanya dialami
di tempat suci, tetapi juga dalam perjumpaan sehari-hari dengan Kristus yang
menyembuhkan dan menguatkan. Ketika hati terbuka, manusia dapat merasakan bahwa
Tuhan selalu berjalan bersama mereka.
Bacaan Pertama (1Raj 8:1–7.9–13)
Tabut Perjanjian dipindahkan ke
Bait Suci, menandakan bahwa Tuhan berdiam di tengah umat Israel. Awan kemuliaan
Tuhan memenuhi Bait Allah sebagai tanda kehadiran-Nya yang kudus. Peristiwa ini
menegaskan bahwa Allah setia menyertai umat yang berpegang pada perjanjian-Nya.
Bait Suci menjadi lambang kedekatan Allah dengan umat-Nya.
Mazmur Tanggapan (Mzm 132:6–10)
Mazmur ini memohon agar Tuhan
berkenan tinggal di tempat tinggal-Nya dan mengantarkan umat-Nya. Umat
berjanji karena Tuhan memilih tinggal di tengah-tengah mereka. Kehadiran
Tuhan menjadi sumber keselamatan dan kebahagiaan. Harapan umat bertumpu pada kesetiaan
Allah.
Bacaan Injil (Mrk 6:53–56)
Orang-orang membawa sakit kepada
Yesus dengan iman yang besar. Bahkan mereka percaya bahwa hanya dengan
menyentuh jubah-Nya, mereka akan sembuh. Yesus menyembuhkan banyak orang yang
datang kepada-Nya dengan penuh kepercayaan. Kehadiran Kristus membawa pemulihan
bagi mereka yang mencari-Nya.
Korelasi Seluruh Bacaan
Bacaan pertama dan mazmur
menegaskan Allah yang berkenan tinggal di tengah umat-Nya, sementara Injil
menunjukkan kehadiran itu menjadi nyata dalam diri Yesus yang menyembuhkan.
Allah tidak hanya hadir secara simbolis, namun juga aktif berkarya dalam kehidupan
manusia. Iman membuka hati untuk mengalami kuasa penyembuhan dan keselamatan
Tuhan. Kehadiran Allah selalu membawa kehidupan baru bagi umat yang percaya.
Pesan dan Aplikasi Hidup
- Menyadari kehadiran Tuhan dalam hidup
sehari-hari , terutama dalam doa, sakramen, dan perjumpaan dengan
sesama.
- Datang kepada Kristus dengan iman yang sederhana
namun penuh kepercayaan , membawa setiap luka dan kebutuhan hidup
kepada-Nya.
- Menjadi tanda kehadiran Allah bagi sesama ,
melalui perhatian, pelayanan, dan kasih yang nyata.
Ketika kita membuka hati bagi
kehadiran Tuhan dan datang kepada-Nya dengan iman, kita mengalami pemulihan dan
menjadi pembawa berkat bagi dunia.






Posting Komentar
Terima kasih atas Partisipasi Anda!